Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus

Analisis Perubahan Kesulitan Belajar Kimia Siswa melalui Pembelajaran Kooperatif Terpadu NHT-TSTS

Mukhtar Haris (Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62 Mataram, NTB 83112, Indonesia)
I Nyoman Loka (Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62 Mataram, NTB 83112, Indonesia)
Rahmawati Rahmawati (Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62 Mataram, NTB 83112, Indonesia)
Sunniarti Ariani (Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62 Mataram, NTB 83112, Indonesia)
Dyah Puspitasari Ningthias (Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62 Mataram, NTB 83112, Indonesia)
Risnawati Risnawati (SMAN 7 Mataram)
Irma Fitri Cahyati (Universitas Mataram)
Hesti Mariati Merdania (Universitas Mataram)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu kendala utama dalam pembelajaran kimia karena karakteristik materi yang bersifat abstrak dan melibatkan konsep serta perhitungan yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tingkat kesulitan belajar kimia siswa setelah mengikuti pembelajaran kooperatif terpadu Numbered Heads Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk nonequivalent control group design yang dilaksanakan pada siswa kelas XI SMAN 7 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Data kesulitan belajar diperoleh menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat serta distribusi kesulitan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kesulitan belajar pada kelas yang memperoleh pembelajaran kooperatif terpadu berubah dari kategori tinggi (29,35) menjadi rendah (74,81). Selain itu, distribusi siswa yang mengalami kesulitan belajar kategori tinggi menurun dari 48% menjadi 0%, sedangkan siswa dengan kategori kesulitan rendah meningkat menjadi 68%, dan 6% siswa telah mencapai kategori tidak mengalami kesulitan belajar. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu NHT-TSTS mampu menggeser profil kesulitan belajar siswa menuju kategori yang lebih baik melalui aktivitas diskusi kelompok, tanggung jawab individu, dan pertukaran informasi antarkelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk mengurangi kesulitan belajar kimia pada materi kelas XI SMA.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipp

Publisher

Subject

Education

Description

JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the ...