Dermatoglifi adalah cabang ilmu genetika yang mempelajari gambaran dermal pada jari tangan dan kaki manusia. Pola sidik jari dipengaruhi faktor genetik yang bersifat permanen sepanjang hidup. Penelitian sebelumnya menunjukkan faktor genetik berkontribusi pada hipertensi dan analisis pola sidik jari berpotensi sebagai screening hipertensi. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dan analitik dengan metode purposive sampling. Data diambil setelah subjek menandatangani informed consent dan pencetakan pola dermatoglifi pada ujung jari tangan. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan t-test. Ditemukan pola sidik jari paling dominan pada penderita hipertensi adalah pola loop. Uji t-test tidak menemukan perbedaan signifikan pada Total Triradius Count (TTC) dan Total Ridge Count (TRC) antara penderita hipertensi dan kelompok normal. Uji chi-square juga tidak menunjukkan hubungan signifikan antara pola sidik jari dengan kejadian hipertensi (p>0,05). Disimpulkan tidak ada hubungan signifikan antara pola sidik jari dengan kejadian hipertensi pada civitas akademik pada Kampus X yang terletak di Jakarta Pusat. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam TTC dan TRC antara penderita hipertensi dan kelompok normal.
Copyrights © 2026