Kualitas air umpan boiler di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sangat krusial untuk mencegah korosi akibat tingginya kadar padatan terlarut, silika, dan kesadahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas pemanfaatan limbah abu boiler dan pasir kuarsa sebagai adsorben alternatif pada pengolahan air demin plant. Metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap non-faktorial dengan menguji tiga variasi rasio massa pasir kuarsa dan abu boiler (1:1, 1:2, dan 1:3) dalam sistem reaktor kolom kontinyu. Ukuran partikel abu boiler diseragamkan menggunakan saringan 80 mesh setelah diaktivasi secara kimia dengan asam fosfat, sedangkan pasir kuarsa dilebur pada suhu ekstrem. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi rasio campuran adsorben berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter kualitas air efluen. Penambahan porsi abu boiler yang berlebihan justru menurunkan mutu air akibat terjadinya hambatan hidrolik dan leaching mineral dari adsorben ke dalam air. Berdasarkan evaluasi, perlakuan rasio seimbang 1:1 ditetapkan sebagai formula terbaik karena menghasilkan kualitas air pasca-adsorpsi paling optimal dengan nilai rata-rata pH 8,4, penurunan padatan terlarut paling maksimal hingga 376,7 ppm, serta berhasil menurunkan kadar silika dan kesadahan.
Copyrights © 2026