Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami berbagai fenomena di sekitarnya, termasuk konsep gaya dan gerak. Namun dalam praktiknya, materi tentang gaya dan gerak seringkali disampaikan secara teoritis, sehingga siswa kesulitan memahami penerapannya di dunia nyata. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi konsep gaya dan gerak dalam pembelajaran sains melalui penggunaan metode dan media pengajaran yang lebih efektif, menarik, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, interaktif, diskusi, dan praktik langsung sederhana menggunakan benda-benda sehari-hari di sekitar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode dan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan pemahaman, partisipasi aktif, dan minat siswa terhadap materi gaya dan gerak. Kesimpulannya, implementasi konsep gaya dan gerak dalam pembelajaran sains dapat dicapai secara lebih bermakna ketika dihubungkan dengan pengalaman nyata siswa.
Copyrights © 2026