Penyuluhan pertanian merupakan proses pembelajaran nonformal yang memiliki komunikasi dua arah untuk meningkatkan kemampuan petani (Mardikanto, 2010; Pakpahan, H.T, 2017; Van de ban dan Hawkins, 1996). Terdapat kategori jenis penyuluh pertanian yaitu penyuluh PNS, penyuluh swasta dan penyuluh swadaya (UU No.16 Tahun 2006). Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan perbandingan jumlah penyuluh PNS, Swasta dan Swadaya terhadap pertumbuhan kelompok tani di Provinsi Sumatera Barat dari tahun 2015-2024. Metode peneltian yang digunakan deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder dari BPPSDMP Kementan 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah signifikan dari kelompok tani dengan rata-rata pertahun mengalami peningkatan jumlah sebanyak 526 kelompok tani pertahun. Sedangkan jumlah penyuluh pertanian PNS dan swasta mengalami penurunan yang signifikan dan stagnan. Penyuluh pertanian swadaya menunjukkan peningkatan. Ketimpangan ini dapat berdampak pada intensitas, kualitas, dan keberhasilan penyuluhan pertanian di tingkat lapangan. Penelitian ini sejalan dengan SDG’s 2 (ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan), serta SDG’s 4 (Pendidikan Berkualitas)
Copyrights © 2026