Olahraga renang menempati posisi unik di antara cabang olahraga lain karena menuntut koordinasi neuromuskular, kapasitas aerobik, kontrol napas, dan efisiensi hidrodinamik secara simultan. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur terstruktur terhadap publikasi jurnal ilmiah 2021-2025 untuk mengkaji determinan kinerja, manfaat kesehatan, risiko cedera, serta implikasi latihan pada olahraga renang. Sumber dipilih dari basis data daring yang relevan, kemudian disintesis secara tematik melalui pembacaan kritis atas bukti yang paling mutakhir. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa performa renang tidak dapat dijelaskan hanya oleh kapasitas fisik umum, melainkan oleh interaksi antropometri, kekuatan darat, kontrol batang tubuh, kualitas start dan turn, serta kemampuan mempertahankan fase propulsif yang efisien. Literatur juga menegaskan bahwa latihan kekuatan darat, latihan inti, dan latihan otot inspirator dapat memberi transfer positif, terutama pada nomor sprint dan fase akseleratif. Di sisi lain, risiko cedera paling konsisten muncul pada bahu dan punggung bawah, khususnya ketika volume latihan meningkat tanpa pemantauan beban yang memadai. Secara klinis dan rekreasional, latihan air juga menunjukkan manfaat bagi kesehatan fisik dan psikologis, terutama pada populasi dewasa dan lanjut usia. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa pengembangan program renang yang efektif harus menyeimbangkan performa, pencegahan cedera, dan kebutuhan individual perenang.
Copyrights © 2026