Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi permainan Wordwall Memory Match dalam pengenalan literasi budaya anak usia dini di RA Nurul Hikmah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan satu guru kelas dan 11 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan implementasi permainan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi dengan materi budaya lokal. Anak secara spontan menyebutkan simbol budaya, memberi tepuk tangan saat teman berhasil, dan berani mencoba kembali setelah melakukan kesalahan. Penggunaan media digital interaktif meningkatkan keterlibatan, fokus belajar, kemampuan mengenali simbol budaya, serta perkembangan karakter sosial anak. Kesimpulannya, permainan Wordwall Memory Match efektif mendukung pembelajaran literasi budaya secara aktif, kontekstual, dan kolaboratif serta berimplikasi sebagai alternatif media pembelajaran bagi guru PAUD untuk memperkuat literasi budaya dan karakter sosial anak.
Copyrights © 2026