Cash holding merupakan salah satu bentuk pengelolaan kas, dimana keputusan perusahaan untuk menahan sejumlah kas untuk membiayai kegiatan operasional atau memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Permasalahan utama terkait cash holding pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) adalah tantangan bagi suatu perusahaan dalam menentukan jumlah kas dan ketimpangan dalam menentukan tingkat cash holding yang optimal sehingga dapat menimbulkan risiko hilangnya peluang, permasalahan likuiditas, dan inefisiensi dalam pengelolaan kas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, modal kerja bersih, dan ukuran perusahaan terhadap cash holding pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan populasi terdiri dari 30 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Eviews 13. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cash holdings, net working capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap cash holdings, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cash holdings
Copyrights © 2026