Transformasi digital telah secara signifikan mengubah cara pelanggan berinteraksi dengan produk dan layanan, sehingga mengharuskan bisnis untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku pelanggan. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model Customer Journey yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI) sebagai dasar untuk merumuskan strategi pemasaran bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sequential Explanatory Mixed Methods yang melibatkan 100 UMKM di Kota Medan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis menggabungkan teknik statistik deskriptif dengan analisis kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa pelanggan UMKM mengalami serangkaian tahapan yang terdiri dari kesadaran, pertimbangan, pembelian, retensi, dan loyalitas, yang dipengaruhi oleh berbagai titik sentuh digital. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan pelanggan bersifat dinamis dan melibatkan eksplorasi dan evaluasi berkelanjutan, seperti yang dijelaskan dalam konsep The Messy Middle. Integrasi Artificial Intelligence memungkinkan analisis perilaku pelanggan yang lebih cepat dan berbasis data, mendukung pemasaran yang dipersonalisasi, segmentasi pelanggan, dan pengambilan keputusan yang lebih akurat. Studi ini menghasilkan model Customer Journey terintegrasi AI yang menggabungkan tahapan Customer Journey, dinamika The Messy Middle, dan kemampuan analitik AI ke dalam kerangka pemasaran yang komprehensif. Model yang diusulkan diharapkan dapat membantu UMKM dalam meningkatkan efektivitas pemasaran, memperkuat loyalitas pelanggan, dan meningkatkan daya saing bisnis di era digital.
Copyrights © 2026