TikTok berkembang menjadi media komunikasi pemasaran strategis yang memungkinkan kreator dan pelaku usaha membangun hubungan personal dengan konsumen. Namun, tingginya interaksi audiens tidak selalu berujung pada keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas konten dan engagement konten pada akun TikTok @nannaa._13 terhadap keputusan pembelian hijab Seventeenstore15, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan paradigma positivistik, pendekatan kuantitatif eksplanatori, dan metode survei. Unit analisisnya adalah individu, yaitu pengikut perempuan akun @nannaa._13 yang berusia minimal 18 tahun dan pernah melihat konten hijab Seventeenstore15. Dari populasi 2.863 pengikut, sebanyak 70 responden dipilih melalui non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert empat poin, sedangkan data pendukung diperoleh dari literatur ilmiah dan dokumentasi akun. Data diolah menggunakan IBM SPSS Statistics 32 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa kualitas konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (B=0,172; β=0,302; t=2,628; p=0,011). Engagement konten juga berpengaruh positif dan signifikan (B=0,316; β=0,484; t=4,207; p<0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F=37,041; p<0,001) dan menjelaskan 52,5% variasi keputusan pembelian. Temuan ini memperkuat model AISAS karena kualitas pesan membentuk perhatian, ketertarikan, dan pencarian informasi, sedangkan engagement memperkuat pencarian, tindakan, serta berbagi pengalaman. Seventeenstore15 direkomendasikan mempertahankan konten yang informatif, relevan, dan menarik secara visual, sedangkan @nannaa._13 perlu meningkatkan komunikasi interaktif melalui balasan komentar, sesi tanya jawab, dan konten partisipatif untuk memperkuat kepercayaan serta mendorong pembelian.
Copyrights © 2026