Tren sustainable fashion yang terus berkembang mendorong pemanfaatan material alami sebagai alternatif material sintetis pada industri aksesoris. Bambu merupakan material lokal yang kuat, ringan, mudah dibentuk, dan memiliki tekstur visual khas, namun pemanfaatannya sebagai material utama aksesoris fashion modern seperti cincin, gelang, kalung, anting, dan kacamata masih terbatas. Perancangan ini bertujuan mengembangkan desain aksesoris pendukung fashion berbasis material bambu yang estetis, fungsional, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Sustainable Material Approach melalui studi literatur, observasi pada sentra pengrajin bambu Gunung Sarik Kota Padang, wawancara, analisis 5W+1H, mind mapping, studi kompetitor, serta eksplorasi material dan visualisasi desain. Hasil perancangan menunjukkan bahwa bambu tamiang dan bambu apus dapat dikembangkan menjadi material aksesoris melalui tahapan pengawetan, pengukusan, pembentukan, laminasi, dan finishing. Produk yang dihasilkan mengusung konsep Natural Contemporary yang memadukan karakter alami bambu dengan gaya desain modern dan minimalis. Perancangan ini diharapkan menghasilkan produk aksesoris yang unik, inovatif, dan berkelanjutan serta memberi nilai tambah pada pemanfaatan material bambu local.
Copyrights © 2026