Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi pengendalian persediaan bahan baku semen pada proses produksi spun pile di PT Jaya Beton Indonesia serta menentukan jumlah pemesanan yang optimal menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang meliputi data pemakaian bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan lead time. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ yang dilengkapi dengan perhitungan Safety Stock dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan yang diterapkan perusahaan belum optimal karena belum menggunakan metode yang terstruktur sehingga berpotensi menimbulkan overstock maupun stock-out. Berdasarkan perhitungan EOQ diperoleh jumlah pemesanan yang optimal sebesar 113 ton setiap kali pemesanan dengan frekuensi pembelian 6 kali per bulan. Selain itu, diperoleh Safety Stock sebesar 13 ton dan Reorder Point sebesar 118 ton. Penerapan metode EOQ terbukti mampu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan, mengurangi risiko kekurangan maupun kelebihan stok, serta membantu perusahaan menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran proses produksi.
Copyrights © 2026