Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang perlu diperkenalkan sejak usia dini karena berperan sebagai bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Perbedaan usia, kemampuan belajar, dan tingkat pemahaman anak sering menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dasar anak-anak melalui penerapan strategi adaptif berbasis fun learning di Masjid Yaumul Mahsyar Air Sebakul. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan, yaitu pada 14 Mei–14 Juni 2026, dengan sasaran 20 anak berusia 5–12 tahun yang memiliki kemampuan belajar yang beragam. Metode yang digunakan meliputi observasi, pembelajaran berbasis fun learning, permainan edukatif, bernyanyi, kegiatan mencocokkan gambar dan kata, mewarnai gambar sesuai kosakata yang dipelajari seperti buah-buahan, hewan, dan benda di sekitar, serta evaluasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata Bahasa Inggris dasar, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri peserta selama proses pembelajaran. Peserta mampu mengenali, mengingat, dan menggunakan kosakata dasar dengan lebih baik dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi adaptif melalui pendekatan fun learning efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendukung pembelajaran Bahasa Inggris dasar bagi anak-anak dengan kemampuan belajar yang beragam.
Copyrights © 2026