Intensive social media use among university students may extend into the night and potentially disrupt regular sleep patterns. University students are an important population to study because of their high exposure to social media, combined with academic demands and social activities that may affect their ability to regulate their rest time. Although previous studies have demonstrated an association between social media use and bedtime delay, evidence regarding the relationship between social media addiction and bedtime procrastination among students at Universitas Negeri Padang remains limited. This study contributes empirical evidence on the relationship between these two variables in the context of students at Universitas Negeri Padang. This study aimed to determine the level of social media addiction, describe bedtime procrastination, and analyze the relationship between social media addiction and bedtime procrastination among students at Universitas Negeri Padang. A quantitative approach with a correlational design was employed using purposive sampling. The participants were 395 active students of Universitas Negeri Padang. Data were collected online using the Social Media Addiction Scale and the Bedtime Procrastination Scale. The results showed that the majority of students had moderate levels of social media addiction and bedtime procrastination. TikTok and Instagram were the most frequently used social media platforms among the respondents. The correlation analysis revealed a positive and significant relationship between social media addiction and bedtime procrastination, with a moderate strength of association. These findings indicate that higher levels of social media addiction are associated with a greater tendency among students to engage in bedtime procrastination. The findings highlight the importance of managing social media use and strengthening self-regulation as part of efforts to maintain regular sleep patterns among university students. ABSTRAK Penggunaan media sosial yang intensif di kalangan mahasiswa dapat berlanjut hingga malam hari dan berpotensi mengganggu keteraturan waktu tidur. Mahasiswa menjadi kelompok yang penting untuk diteliti karena tingginya keterpaparan terhadap media sosial, disertai tuntutan akademik dan aktivitas sosial yang dapat memengaruhi kemampuan mengatur waktu istirahat. Meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan keterkaitan antara penggunaan media sosial dan penundaan waktu tidur, bukti mengenai hubungan kecanduan media sosial dengan bedtime procrastination pada mahasiswa Universitas Negeri Padang masih terbatas. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan bukti empiris mengenai hubungan kedua variabel tersebut pada konteks mahasiswa Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanduan media sosial, menggambarkan bedtime procrastination, serta menganalisis hubungan antara kecanduan media sosial dan bedtime procrastination pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan teknik purposive sampling. Responden berjumlah 395 mahasiswa aktif Universitas Negeri Padang. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Skala Kecanduan Media Sosial dan Skala Bedtime Procrastination. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori sedang dalam kecanduan media sosial dan bedtime procrastination. TikTok dan Instagram merupakan platform media sosial yang paling banyak digunakan oleh responden. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecanduan media sosial dan bedtime procrastination dengan kekuatan hubungan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecanduan media sosial, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa melakukan bedtime procrastination. Temuan penelitian menegaskan pentingnya pengelolaan penggunaan media sosial dan penguatan regulasi diri sebagai bagian dari upaya menjaga keteraturan waktu tidur mahasiswa.
Copyrights © 2026