Pengembangan desa wisata di Desa Senggreng belum optimal karena ragam potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal dipromosikan secara terpisah serta belum teridentifikasi secara terstruktur. Fokus Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan potensi lokal secara sistematis, merancang dan memvalidasi paket wisata tematik bersama mitra, serta menganalisis prospek keberlanjutannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) secara partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok terarah bersama Kelompok Sadar Wisata Amerta Lokantara. Hasil pemetaan mengidentifikasi 11 titik potensi yang terbagi menjadi kategori alam, budaya, dan ekonomi lokal berbasis usaha mikro. Melalui analisis daya tarik dari tiga kategori potensi pariwisata tersebut, sebanyak enam paket wisata tematik unggulan berhasil disusun dan divalidasi, yaitu Paket Wisata Perahu, Paket Explore Senggreng, Paket Wisata Pemancingan, Paket Edukasi Anak, Paket Homestay, dan Paket Camping Ground. Kesimpulannya, pengemasan potensi lokal yang terpadu melalui pendekatan berbasis aset mampu memperkuat kelembagaan komunitas, mempermudah strategi promosi pariwisata desa, serta menjadi pijakan strategis menuju penetapan Desa Senggreng sebagai desa wisata yang mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026