Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, dipicu oleh keterbatasan fasilitas pengumpulan dan pengolahan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi jumlah penduduk dan produksi sampah tahun 2025-2030 sebagai dasar pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Sindangwangi. Penelitian ini berbasis data sekunder dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk Desa Sindangwangi diproyeksikan meningkat dari 4.650 jiwa pada tahun 2025 menjadi 4.910 jiwa pada tahun 2030, yang berdampak pada peningkatan produksi sampah dari 348,75 kg/hari menjadi 368,28 kg/hari. Analisis spasial menunjukkan bahwa Dusun Wage dan Dusun Pon memiliki timbulan sampah tertinggi akibat kepadatan penduduk yang lebih besar dibandingkan dusun lainnya. Berdasarkan temuan penelitian maka dapat direkomendasikan perlunya strategi pengelolaan sampah yang terintegrasi, peningkatan fasilitas pengolahan, serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi sampah dari sumbernya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan yang lebih efektif guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026