STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer
Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus

Optimalisasi Performa Mesin Motor 160cc Manual Melalui Kombinasi Jenis Busi dan Bahan Bakar RON 92

Anwar mubarok (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang)
Muhamad Safi'i (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang)
Althesa Androva (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Dominasi sepeda motor pada sektor transportasi darat Indonesia, yang mencapai lebih dari 80% populasi kendaraan bermotor, menjadikannya kontributor utama konsumsi energi fosil dan polusi udara perkotaan, sehingga diperlukan optimalisasi komponen pembakaran seperti busi guna meningkatkan efisiensi mesin. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan oleh tiga jenis busi (standar, platinum, dan iridium) pada mesin sepeda motor manual 160cc berkompresi tinggi (10,0–11,5:1). Bahan bakar Research Octane Number (RON) 92 digunakan sebagai variabel kontrol  untuk memastikan perbedaan performa yang teramati semata-mata disebabkan oleh variasi geometri dan material elektroda busi, bukan oleh perbedaan kualitas bahan bakar. Pengujian dilakukan menggunakan chassis dynamometer pada kondisi Full Throttle Valve Opening (FTVO) di seluruh rentang RPM operasional, dengan tiga kali pengulangan (replikasi) untuk setiap pengujian daya dan torsi, serta pengujian konsumsi bahan bakar pada enam variasi putaran mesin tetap (3000–8000 RPM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kecil diameter elektroda busi—dari standar (2,0–2,5 mm), platinum (0,5–0,8 mm), hingga iridium (0,4–0,6 mm)—semakin cepat pembentukan inti nyala (flame kernel) dan front api yang merambat ke seluruh ruang bakar. Pada RPM menengah (5500–6000 RPM), efek ini terbukti signifikan secara statistik pada torsi: busi iridium mencapai rata-rata 13,84 Nm, lebih tinggi dibandingkan platinum (13,60 Nm) dan standar (13,41 Nm) (One-Way ANOVA: F(2,6)=45,56; p=0,0002<0,05; Tukey HSD seluruh pasangan p<0,05). Namun pada RPM tinggi (7250–7750 RPM), keunggulan geometri elektroda tidak lagi signifikan terhadap daya maksimum (iridium 12,17 HP; platinum 11,97 HP; standar 11,77 HP; F(2,6)=0,439; p=0,664>0,05), karena faktor mekanikal mesin seperti efisiensi volumetrik dan singkatnya siklus pembakaran mulai mendominasi dibandingkan pengaruh pengapian. Pola serupa tercermin pada konsumsi bahan bakar, di mana busi iridium paling efisien pada RPM rendah–menengah (0,57–1,26 L/jam) namun selisihnya menyempit tajam pada RPM tinggi. Secara konseptual, apabila dibandingkan dengan RON 90 yang memiliki ketahanan autoignition lebih rendah, risiko knocking meningkat—terutama pada busi standar yang pembentukan front apinya paling lambat—sementara busi iridium tetap menjadi pilihan paling aman berkat kecepatan rambat apinya yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi busi iridium dan RON 92 merupakan pasangan paling optimal untuk mesin manual 160cc berkompresi tinggi, khususnya pada torsi dan efisiensi bahan bakar di putaran rendah–menengah, meskipun keunggulan daya maksimum belum terbukti signifikan secara statistik pada kondisi pengujian ini.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

storage

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Electrical & Electronics Engineering Engineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

STORAGE adalah Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November oleh Yayasan Literasi Sains Indonesia. Jurnal ini merupakan jurnal yang dapat akses secara terbuka bagi para Peneliti, Mahasiswa dan Dosen yang ...