JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
Volume 9, Nomor 3, Agustus 2026

ANALISIS FAKTOR KEAMANAN LERENG TANAH LEMPUNG AKIBAT ELEVASI MUKA AIR TANAH

Angeline Valance (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)
Gregorius Sandjaja Sentosa (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Slope stability is a crucial requirement in geotechnical engineering because it can lead to material losses and fatalities. One factor influencing slope stability is groundwater level rise. This study examines the effect of changes in groundwater level elevation on the safety factor of clay slopes using the finite element method with the Strength Reduction Method (SRM) solution type. The analysis was conducted using the MIDAS GTS NX software, with modeling based on assumed variations in slope geometry, combinations of clay soil parameters, and assumed groundwater table elevations. The combination of soil parameters was designed to represent the characteristics of soft, medium, dense, and very dense clay soils. The modeling results show that increasing groundwater level elevations make slopes less stable. This is due to increased pore water pressure, which reduces the effective stress of the soil. If the effective stress decreases, the soil's ability to withstand shear forces will also weaken. Conversely, models with lower groundwater levels show better safety factor values. Thus, groundwater level elevations need to be considered in stability analysis and slope design planning. This research supports SDG 11: Sustainable Cities and Communities, as it focuses on evaluating slope stability as an initial step toward landslide risk mitigation and the planning of safer, more sustainable slope areas. Abstrak Stabilitas lereng merupakan salah satu syarat yang perlu diperhatikan dalam bidang geoteknik karena dapat menimbulkan dampak seperti kerugian material maupun korban jiwa. Salah satu faktor yang memengaruhi kestabilan lereng adalah kenaikan muka air tanah. Penelitian ini mengkaji pengaruh perubahan elevasi muka air tanah terhadap faktor keamanan lereng tanah lempung dengan menggunakan metode elemen hingga dengan tipe solusi Strength Reduction Method (SRM). Analisis dilakukan menggunakan bantuan aplikasi MIDAS GTS NX, pemodelan dilakukan dengan mengasumsikan data variasi geometri lereng, kombinasi parameter tanah lempung dan elevasi muka air tanah yang diasumsikan. Kombinasi parameter tanah disusun untuk mewakili karakteristik tanah lempung lunak, sedang, padat, dan sangat padat. Hasil pemodelan memperlihatkan bahwa peningkatan elevasi muka air tanah membuat lereng menjadi kurang stabil. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tekanan air pori yang membuat tegangan efektif tanah berkurang. Jika tegangan efektif menurun, kemampuan tanah untuk menahan gaya geser juga akan melemah. Sebaliknya, model dengan muka air tanah lebih rendah menunjukkan nilai faktor keamanan yang lebih baik. Dengan demikian, elevasi muka air tanah perlu diperhatikan dalam analisis kestabilan dan perencanaan desain lereng. Penelitian ini mendukung SDG 11: Sustainable Cities and Communities karena berfokus pada evaluasi stabilitas lereng sebagai upaya awal dalam mitigasi risiko longsor dan perencanaan kawasan lereng yang lebih aman serta berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...