Ekspor non-migas memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, karena berkontrobusi signifikan terhadap pertumbuhuhan ekonomi dan stabilitas neraca perdagangan. Dalam beberapa tahun terakhir, fluktuasi ekspor non-migas menjadi perhatian utama dalam menghadapi dinamika global yang tidak menentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai ekspor non-migas di Indonesia menggunakan metode SARIMA. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari BPS tahun 2016-2025. Analisis dilakukan dengan uji stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller (ADF) test, identifikasi model berdasarkan plot ACF dan PACF, serta pemilihan model terbaik dengan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik untuk prediksi nilai ekspor non-migas di Indonesia adalah SARIMA (1,1,2)(0,1,1)12 , dengan nilai AIC sebesar 1697.816 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 5.14%. Prediksi nilai ekspor non-migas dari Maret 2025 hingga Desember 2026 menunjukkan tren peningkatan yang stabil dengan sedikit fluktuasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam menyusun strategi perdagangan yang lebih efektif dan meningkatkan daya saing ekspor nasional.
Copyrights © 2026