Putri Yusra Haliza
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prediksi Curah Hujan Bulanan Sumatera Utara Menggunakan Model SARIMA Putri Yusra Haliza; Auta Shintha Sarah; Didi Febrian; Novel W.M.Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jim.v13i1.32153

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan dalam rangka memprediksi curah hujan bulanan di Provinsi Sumatera Utara dengan model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Curah hujan di wilayah ini menunjukkan fluktuasi yang tinggi dengan pola musiman, sehingga diperlukan pemodelan yang mampu menangkap karakteristik tersebut. Data yang dipergunakan berupa curah hujan bulanan periode Januari 2016 hingga Januari 2026 yang dianalisis menggunakan Python. Tahapan penelitian meliputi visualisasi data, uji stasioneritas dengan Augmented Dickey-Fuller (ADF), differencing untuk mencapai kondisi stasioner, identifikasi model melalui plot ACF dan PACF, uji signifikansi parameter, serta diagnosis residual menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Box-Ljung. Pemilihan model terbaik dilakukan menurut nilai Akaike Information Criterion (AIC) dan evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian mengungkapkan bahwasanya model SARIMA(0,1,1)(1,0,1)¹² merupakan model terbaik dengan nilai AIC terkecil sebesar 1258,5816 dan MAPE sebesar 26,63%. Prediksi periode Februari 2026 hingga Desember 2027 mengindikasikan pola musiman yang konsisten, dengan curah hujan lebih rendah pada pertengahan tahun dan meningkat pada akhir tahun, terutama bulan November. This investigation purposes to predict monthly rainfall in North Sumatra Province using the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) model. Rainfall variability in this region shows a clear seasonal pattern, making accurate prediction important for climate-related planning and mitigation. The data utilized were monthly rainfall reanalysis data from January 2016 to January 2026, processed and analyzed using Python. The modeling procedure included rainfall visualization, stationarity testing with the Augmented Dickey-Fuller (ADF) test, differencing to achieve stationarity, model identification through ACF and PACF plots, parameter significance testing, and residual diagnostics using Shapiro-Wilk and Box-Ljung tests. Model selection was according to the Akaike Information Criterion (AIC) and forecasting accuracy was evaluated using Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that SARIMA(0,1,1)(1,0,1)¹² is the best model, with significant parameters, residuals satisfying normality and white noise assumptions, and the smallest AIC value (1258.5816). The model achieved a MAPE of 26.63%, indicating a fairly good forecasting performance. Forecast results for February 2026 to December 2027 show consistent seasonal fluctuations, with lower rainfall in mid-year and higher rainfall toward the end of the year, especially in November.
Prediksi Nilai Ekspor Non-Migas di Indonesia Menggunakan Metode SARIMA Putri Yusra Haliza; Maharani Renika Putri; Khoiruddin Siregar
Fraction: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): FRACTION: Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fraction.v6i1.99

Abstract

Ekspor non-migas memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, karena berkontrobusi signifikan terhadap pertumbuhuhan ekonomi dan stabilitas neraca perdagangan. Dalam beberapa tahun terakhir, fluktuasi ekspor non-migas menjadi perhatian utama dalam menghadapi dinamika global yang tidak menentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai ekspor non-migas di Indonesia menggunakan metode SARIMA. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari BPS tahun 2016-2025. Analisis dilakukan dengan uji stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller (ADF) test, identifikasi model berdasarkan plot ACF dan PACF, serta pemilihan model terbaik dengan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik untuk prediksi nilai ekspor non-migas di Indonesia adalah SARIMA (1,1,2)(0,1,1)12 , dengan nilai AIC sebesar 1697.816 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 5.14%. Prediksi nilai ekspor non-migas dari Maret 2025 hingga Desember 2026 menunjukkan tren peningkatan yang stabil dengan sedikit fluktuasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam menyusun strategi perdagangan yang lebih efektif dan meningkatkan daya saing ekspor nasional.