SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
Vol. 5 No. 3 (2026)

PERBANDINGAN KADAR MAGNESIUM SERUM ANTARA VASCULAR COGNITIVE IMPAIRMENT-NO DEMENTIA DAN DEMENSIA VASKULAR DI POLIKLINIK MEMORI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG

Vidia Meiranda Akib (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Yusril Yusril (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Rini Nindela (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Legiran Legiran (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Sri Handayani (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Yunni Diansari (Fakultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)
Afriani Afriani (akultas Kedokteran, Program Studi Sp-1 Neurologi, Universitas Sriwijaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan kadar magnesium serum antara pasien VCI-ND dan VaD di Poliklinik Memori RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan komparatif dilakukan pada 62 pasien stroke iskemik dengan gangguan kognitif yang terdiri atas 31 pasien VCI-ND dan 31 pasien VaD selama periode Januari–April 2026. Diagnosis ditegakkan berdasarkan kriteria NINDS-AIREN dan pemeriksaan MoCA-INA. Kadar magnesium serum dikategorikan menjadi hipomagnesemia (<1,8 mg/dL) dan normal. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan Mann–Whitney, kemudian dilanjutkan dengan regresi logistik multivariat metode backward stepwise. Tidak ditemukan perbedaan bermakna pada karakteristik demografi, indeks massa tubuh, maupun komorbiditas antara kedua kelompok. Perbedaan bermakna ditemukan pada lokasi lesi (p = 0,002; POR 9,158) dan kadar magnesium serum (p = 0,011; POR 5,133). Proporsi hipomagnesemia lebih tinggi pada kelompok VaD dibandingkan kelompok VCI-ND (35,5% vs. 9,7%), sedangkan lesi strategic infarct lebih sering ditemukan pada kelompok VaD (93,5% vs. 61,3%). Analisis multivariat menunjukkan bahwa lokasi lesi strategic infarct (OR 7,318; p = 0,018) merupakan faktor risiko terkuat, sedangkan kadar magnesium serum (OR 0,081; p = 0,044) merupakan faktor protektif independen terhadap kejadian VaD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipomagnesemia berhubungan secara independen dengan progresivitas dari VCI-ND menjadi Demensia Vaskular. Oleh karena itu, pemeriksaan magnesium serum dapat dipertimbangkan sebagai biomarker untuk deteksi dini risiko perburukan gangguan kognitif vaskular dan perkembangan menjadi Demensia Vaskular.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

s-jkt

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Neuroscience Nursing Public Health Veterinary

Description

SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, ...