SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
Vol. 5 No. 3 (2026)

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN BANGLI

Sindunatha I Gusti Ngr Bagus (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)
Purnama, S. G. (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)
Duana, I. M. K (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)
Subrata, I. M (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)
Lesmana, C. B. J. (Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)
Suryadhi, M. A. H (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan berat badan lahir rendah (BBLR) < 2.500 gram termasuk prediktor utama kematian dan morbiditas bayi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali tahun 2025, jumlah kejadian BBLR di Kabupaten Bangli sebanyak 155 kasus dari 1.429 jumlah kelahiran bayi (7,46%) dengan proporsi tertinggi berada di Kecamatan Kintamani. Faktor sosiodemografi, psikologis, dan lingkungan diduga berhubungan dengan kejadian BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Kabupaten Bangli. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan kasus-kontrol rasio 1:2 yang dilakukan di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Sampel penelitian terdiri atas 48 ibu yang melahirkan bayi BBLR sebagai kelompok kasus dan 96 ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor sosiodemografi, psikologis, dan lingkungan dengan kejadian BBLR. Faktor sosiodemografi yang meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian BBLR (p>0,05). Faktor lingkungan yang meliputi akses air bersih, kepemilikan jamban sehat, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah dan limbah, serta paparan asap rokok juga tidak berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR (p>0,05). Sebaliknya, total distress berhubungan dengan peningkatan kecendrungan kelahiran bayi BBLR (aOR= 1,12; 95%CI: 1,06 – 1,20). Faktor psikologis ibu selama masa kehamilan (total distress) berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR di Kabupaten Bangli.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

s-jkt

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Neuroscience Nursing Public Health Veterinary

Description

SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, ...