Perubahan perilaku pencarian informasi kesehatan mendorong fasilitas kesehatan tingkat pertama mengembangkan strategi digital marketing yang terarah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi digital marketing, penerapan kerangka SMART, serta faktor pendukung dan penghambat pengembangan layanan kesehatan di Klinik Ananda Sehat Karangsono Kabupaten Demak. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Januari-Februari 2026. Sebanyak 14 partisipan dipilih secara purposive sampling, terdiri atas 1 pemilik/direktur, 2 staf pemasaran yang merangkap bidan, 2 dokter, 2 bidan, 2 perawat dan 5 pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, member check, serta bahan referensi. Hasil utama menunjukkan bahwa Instagram, WhatsApp, Mobile-JKN, Google Maps dan promosi luring telah digunakan secara terpadu; dimensi Specific dan Relevant relatif kuat sedangkan Measurable dan Time-bound masih lemah. Hambatan utama adalah rangkap jabatan staf pemasaran konsistensi konten, variasi waktu respons digital dan literasi digital masyarakat. Strategi penguatan diarahkan pada kalender konten, indikator kinerja, standar respons, pelatihan SDM, dan integrasi kanal digital-luring.
Copyrights © 2026