Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Tenaga Kesehatan terhadap Akurasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Liza Medika Kota Jambi Liza Ninda; Endang Komara; Rinawati Rinawati
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i1.7616

Abstract

The implementation of electronic medical records (EMR) is an important part of the digital transformation of healthcare services, but in practice there are still problems related to the accuracy of data entry by healthcare workers. Inaccurate and incomplete EMR records have the potential to reduce service quality, patient safety, and clinic accountability. This study aims to analyze the influence of knowledge, skills, ethical understanding, and training frequency on the accuracy of electronic medical record completion at the Liza Medika Clinic in Jambi. This study uses a quantitative approach with an analytical design, involving healthcare workers as respondents. Data collection was conducted through a structured questionnaire, while data analysis used linear regression tests to assess the partial and simultaneous effects between variables. The results showed that knowledge, skills, ethical understanding, and training frequency had a significant effect on the accuracy of EMR completion, both partially and simultaneously. These findings indicate that the accuracy of EMR recording is influenced by the comprehensive competence of health workers. Therefore, this study recommends strengthening competence through continuous training, improving technical skills, and professional ethics coaching as strategies for improving the quality of electronic medical record documentation.
Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Meningkatkan Efisiensi Pemanfaatan Peralatan Medis Tharik Akbar; Erliany Syaodih; Rinawati Rinawati
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 6 No 2 (2025): Desember : Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v6i2.7689

Abstract

The Corporate Clinic of PT Well Harvest Winning AR in West Kalimantan faces budget constraints in the procurement and utilization of medical equipment, while the demand for healthcare services for employees and their families continues to increase. This situation requires management to develop financial management strategies that can reduce costs without compromising service quality. This study aims to formulate financial management strategies oriented toward efficiency in the utilization of medical equipment, covering cost planning, asset life cycle analysis, maintenance, and financing schemes based on the value for money principle. The research employed a qualitative descriptive method with a case study approach, using interviews, observations, and document reviews related to financial records and equipment maintenance logs. The findings indicate that implementing life cycle cost analysis (LCCA), performance-based service contracts (SLA), equipment utilization optimization, and improving staff competencies are effective strategies to reduce operational costs, maintain service quality, and enhance the efficiency of medical equipment utilization in the corporate clinic.
Persepsi Faktor Pemasaran Digital Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Klinik Watumas Harleyna Rokhison; Purwadhi Purwadhi; Rinawati Rinawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10168

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong fasilitas kesehatan untuk mengadopsi pemasaran digital guna mempertahankan loyalitas pasien di tengah persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien mengenai faktor pemasaran digital (Interaktivitas, Aksesibilitas, dan Informativitas) dan pengaruhnya terhadap minat kunjungan ulang pasien di Klinik Watumas, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan dekonstruksi, interpretasi, dan rekonstruksi untuk memahami makna di balik pengalaman digital pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor pemasaran digital berperan krusial dalam membentuk minat kunjungan ulang. Interaktivitas melalui respons cepat dan personal di WhatsApp membangun hubungan emosional dan kepercayaan. Aksesibilitas berupa kemudahan pendaftaran daring dan kejelasan jadwal dokter menjadi faktor utama kepuasan karena memberikan efisiensi waktu dan meminimalisasi antrean. Informativitas melalui konten edukasi dan ulasan daring (online reviews) terbukti efektif mendorong pembelian layanan tambahan (cross-buying) dan memperkuat kredibilitas klinik. Kesimpulannya, integrasi layanan digital yang efisien dengan pelayanan fisik yang konsisten (omnichannel) membentuk persepsi positif yang mendorong loyalitas, rekomendasi, dan intensi kunjungan ulang pasien secara berkelanjutan.
Strategi Manajerial dalam Meningkatkan Efisiensi Waktu Tunggu Layanan Obat (Studi Kualitatif di Ruang Rawat Jalan di RS Nirmala Suri Sukoharjo) Jenny Hendriana Turangan; Erliany Syaodih; Rinawati Rinawati
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i1.32606

Abstract

Pelayanan farmasi rawat jalan sering mengalami hambatan yang berdampak pada lamanya waktu tunggu obat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan alur pelayanan resep, faktor penyebab keterlambatan, persepsi pasien, pandangan petugas, serta strategi perbaikan yang diperlukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan design studi kasus melalui wawancara mendalam, dan partisipan terdiri atas dokter, perawat, petugas farmasi, kepala instalasi farmasi, dan pasien. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur pelayanan meliputi input resep, verifikasi, peracikan obat, dan penyerahan obat. Hambatan utama muncul pada tahap verifikasi dan penyiapan obat akibat faktor teknis pada SIMRS, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan koordinasi antarunit yang belum optimal. Faktor penyebab keterlambatan mencakup ketidakstabilan SIMRS, keterbatasan SDM, beban kerja tinggi, sarana prasarana yang kurang memadai, serta sistem komunikasi yang tidak efektif. Pasien melaporkan waktu tunggu 30–90 menit dan mengeluhkan kurangnya informasi serta kenyamanan ruang tunggu. Petugas menyoroti masalah klarifikasi resep, keterlambatan pengiriman, dan kendala teknis di farmasi. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi sistem informasi dan teknologi, peningkatan infrastruktur jaringan, pengembangan sumber daya manusia, penyusunan dan penerapan sop koordinasi antar unit, peningkatan sarana dan prasarana , serta monitoring dan evaluasi berkala. Perbaikan pelayanan farmasi membutuhkan pendekatan manajerial yang komprehensif untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.
ANALISIS SWOT UNTUK PENENTUAN STRATEGI MANAJERIAL DALAM MENERAPKAN PROLANIS DI KLINIK SMC BANYUSARI Ayu Saraswati Apsari; Rian Andriani; Rinawati Rinawati
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i1.9202

Abstract

Low participation in the Chronic Disease Management Program (Prolanis) remains a major challenge for primary healthcare facilities, including SMC Banyusari Clinic in Denpasar. Clinic records show that the average monthly attendance rate of Prolanis participants is approximately 21.2%, which is below the minimum target of 50% set by the National Health Insurance Agency (BPJS Kesehatan). This study aims to analyze internal and external factors using a SWOT analysis to determine appropriate managerial strategies for improving the implementation of the Prolanis program at SMC Banyusari Clinic. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews involving six informants, consisting of the clinic head, Prolanis officer, and Prolanis participants. The data were analyzed using the Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS) matrices. The findings indicate that the clinic’s internal strengths outweigh its weaknesses, reflected by an IFAS score of 1.31, while external opportunities exceed existing threats, with an EFAS score of 1.12. These results place the clinic in a stable growth strategic position, enabling program improvement through the optimization of internal resources and the utilization of external opportunities. Recommended managerial strategies include strengthening participant-centered health education, enhancing the role of Prolanis officers, utilizing information technology, and developing collaboration with local communities and village authorities. Implementing these strategies is expected to sustainably increase Prolanis participant attendance at SMC Banyusari Clinic. ABSTRAK Rendahnya tingkat partisipasi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) menjadi permasalahan yang dihadapi oleh berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk Klinik SMC Banyusari di Kota Denpasar. Data klinik menunjukkan bahwa rata-rata kehadiran peserta Prolanis hanya sekitar 21,2% per bulan, masih berada di bawah target minimal BPJS Kesehatan sebesar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT guna menentukan strategi manajerial yang tepat dalam meningkatkan pelaksanaan Program Prolanis di Klinik SMC Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap enam informan yang terdiri dari kepala klinik, petugas Prolanis, dan peserta Prolanis. Data dianalisis menggunakan matriks Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik SMC Banyusari memiliki kekuatan internal yang lebih dominan dibandingkan kelemahannya, dengan skor IFAS sebesar 1,31, serta peluang eksternal yang lebih besar dibandingkan ancaman, dengan skor EFAS sebesar 1,12. Klinik berada pada posisi strategi pertumbuhan stabil yang memungkinkan penguatan program melalui optimalisasi sumber daya internal dan pemanfaatan peluang eksternal. Strategi manajerial yang direkomendasikan meliputi penguatan edukasi berbasis peserta, optimalisasi peran petugas Prolanis, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan jejaring dengan masyarakat dan pemerintah desa. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan partisipasi peserta Prolanis di Klinik SMC Banyusari dapat meningkat secara berkelanjutan
Implementasi Pendekatan Lean Hospital dalam Meningkatkan Kualitas di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Dr. Suhatman, Mars Anna Hanifa Defrita; Purwadhi Purwadhi; Rinawati Rinawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15173

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi efisiensi alur pelayanan farmasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan farmasi menggunakan pendekatan Lean Hospital di RSUD. Dr. Suhatman, MARS. Populasi dalam penelitian ini adalah partisipan berasal dari poliklinik bedah di RSUD dr. Suhatman, MARS, pada penelitian ini adalah 25 (dua puluh lima) pasien jaminan asuransi BPJS rawat jalan yang berobat di RSUD dr. Suhatman, MARS. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode strategi deskriptif berupa wawancara dan observasi dengan memakai konsep lean thinking. Hasilnya menunjukkan adanya temuan berupa waste Defect, overproduction , waiting, transportation, inventory, motion , over processing dan human potential. Proses yang banyak ditemukan yaitu waste waiting yaitu menunggu seluruh proses pelayanan farmasi rawat jalan. Usulan perbaikan jangka pendek diberikan berupa koordinasi dan komitmen dengan unit terkait mengenai hal- hal yang dapat menimbulkan non value added seperti konfirmasi kelengkapan resep, menunggu pelayanan yang sudah sesuai jadwal dan penerapan 5R. Usulan perbaikan jangka panjang yang diberikan berupa perbaikan alur pelayanan rawat jalan dengan mempertimbangkan pengurangan waste yang ditemukan.
Evaluasi Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sorong Dwi Andriani; Cecep Darmawan; Rinawati Rinawati
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1679

Abstract

Drug logistics management is a crucial element in the hospital pharmaceutical service system because it directly impacts the availability, quality, and efficiency of drug use. Effective logistics management will support the achievement of optimal health services and ensure patients receive the drugs they need. This study aims to evaluate drug logistics management in the Pharmacy Installation of Sorong Regency Hospital, by examining the entire logistics cycle, from selection, planning, procurement, receipt, storage, distribution, destruction and withdrawal, control, administration of recording and reporting, to drug availability. The research method used is descriptive with qualitative methods aimed at obtaining more in-depth information about drug logistics management in the Pharmacy Installation of Sorong Regency Hospital. The results of this study indicate that the implementation of drug logistics management in hospitals has adhered to the provisions of the Minister of Health Regulation No. 72 of 2016 concerning Pharmaceutical Service Standards in Hospitals. However, in practice, various obstacles remain, such as limited funding, drug shortages at distributors, and obstacles in drug delivery which resulted in the stock shortage of several drugs in the pharmacy installation so that patients were forced to buy drugs outside the hospital. This study is expected to contribute to strengthening hospital policies in drug logistics management systems and serve as a reference for further research.
PENGARUH OPTIMASI PEMASARAN DIGITAL TERHADAP KUNJUNGAN PASIEN  DAN KEUANGAN KLINIK UTAMA KESEHATAN JIWA BALI MENTAL HEALTH CLINIC Rai wiguna; Rohendi Rohendi; Rinawati Rinawati
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.161

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh optimasi pemasaran digital terhadap peningkatan kunjungan pasien dan kinerja keuangan di Bali Mental Health Clinic (BMHC). Dalam konteks layanan kesehatan jiwa, pemasaran digital yang efektif dapat memperluas jangkauan, meningkatkan kesadaran, serta mengurangi stigma sosial yang sering menghalangi akses pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 107 responden yang merupakan pasien BMHC. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier untuk mengukur pengaruh pemasaran digital terhadap dua variabel dependen, yaitu kunjungan pasien dan kinerja keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Strategi pemasaran yang menekankan pada komunikasi empatik, edukatif, dan berbasis nilai berhasil meningkatkan jumlah pasien dan memperbaiki kinerja keuangan BMHC, dengan ROI yang signifikan. Temuan ini mengonfirmasi pentingnya integrasi pemasaran digital yang berbasis empati dalam memperkuat citra klinik dan meningkatkan loyalitas pasien. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap teori pemasaran digital dalam konteks layanan kesehatan jiwa dan menawarkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel kualitas layanan dan kepuasan pasien guna memperdalam pemahaman mengenai dampak pemasaran digital terhadap kinerja klinik. Kata Kunci: Pemasaran Digital, Kunjungan Pasien, Keuangan Klinik, Layanan Kesehatan Jiwa, Manajemen Kesehatan
Penghitungan Unit Cost pada Ekokardiografi Jantung dengan Metode Activity-Based Costing (ABC) Berdasarkan Tarif INA-CBG’s di RSAL Dr. Oetojo Sorong Rhegy Seno Pratama; Purwadhi Purwadhi; Rinawati Rinawati
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 6 No. 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung unit cost layanan ekokardiografi di RSAL dr. Oetojo Sorong, Papua Barat Daya, dengan menggunakan metode Activity-Based Costing (ABC) dan membandingkannya dengan tarif INA-CBG’s yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan fokus pada analisis biaya langsung, biaya overhead, dan alokasi biaya berdasarkan aktivitas. Data yang digunakan meliputi data primer berupa observasi langsung dan wawancara, serta data sekunder seperti laporan keuangan dan rekam medis rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit cost layanan ekokardiografi yang dihitung menggunakan metode ABC lebih tinggi dibandingkan dengan tarif INA-CBG’s, yang mengindikasikan adanya disparitas antara tarif standar dan biaya aktual. Penerapan metode ABC memberikan manfaat signifikan bagi RSAL dr. Oetojo Sorong dalam mengidentifikasi aktivitas yang memakan biaya besar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan transparansi dalam pengelolaan biaya. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada manajemen rumah sakit untuk mengevaluasi tarif layanan dan BPJS Kesehatan untuk meninjau kembali kesesuaian tarif INA-CBG’s dengan biaya aktual layanan kesehatan.
Analysis of Socio-Economic Levels and Patient Satisfaction Levels on Revisit Intention at the Emergency Room of Pradipa Medika Hospital Sygih Pratama; Cecep Darmawan; Rinawati Rinawati
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 6 No. 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9522

Abstract

The Emergency Department (ED) is a critical unit within hospitals, serving as the frontline for handling patients in emergency and critical conditions. The success of ED services depends not only on the quality of medical actions but also on patient satisfaction and their intention to revisit. This study aims to analyze the influence of socioeconomic level and patient satisfaction on patients' revisit intention to the ED of Pradipa Medika Hospital. This research uses a quantitative method with a cross-sectional approach involving 229 respondents selected through probability sampling. Data were collected using a validated and reliable questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results showed that socioeconomic level and patient satisfaction significantly affect patients' revisit intention. Patient satisfaction, particularly in the dimensions of reliability, assurance, tangibles, empathy, and responsiveness, is the main determinant driving patient loyalty to ED services. The study emphasizes the importance of improving hospital service quality by considering patients' socioeconomic aspects as a strategy to strengthen loyalty and patient retention.