Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan atlet tentang pemanasan dan pendinginan dengan riwayat cedera pada atlet panjat tebing Eiger Climbing Club Makassar. Riwayat cedera menggambarkan pengalaman cedera yang dialami atlet selama latihan maupun pertandingan. Pemanasan dan pendinginan merupakan upaya penting dalam mengurangi risiko cedera dan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan atlet. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 32 atlet yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki tingkat pengetahuan kurang (40,6%) dan riwayat cedera berat (53,1%). Nilai p-value sebesar 0,038 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan atlet tentang pemanasan dan pendinginan dengan riwayat cedera. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa atlet dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung memiliki riwayat cedera yang lebih ringan. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai pemanasan dan pendinginan perlu dilakukan dalam program latihan untuk membantu mengurangi risiko cedera olahraga.
Copyrights © 2026