Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi demokrasi masyarakat melalui edukasi publik mengenai pelaksanaan demokrasi dan politik dinasti di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta dan Lapangan Denggung, Sleman, dengan melibatkan enam peserta, terdiri atas tiga mahasiswa dan tiga masyarakat umum. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif-partisipatif melalui penyusunan pertanyaan, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, serta refleksi hasil. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memahami prinsip dasar demokrasi, terutama kebebasan berpendapat, partisipasi pemilu, penegakan hukum, dan transparansi pemerintahan. Peserta juga menyampaikan pandangan kritis terhadap politik dinasti karena berpotensi mempersempit kompetisi dan meningkatkan nepotisme, meskipun sebagian menilai hubungan keluarga tidak selalu bermasalah apabila kandidat memiliki kompetensi dan integritas. Kegiatan membuka ruang dialog politik yang aman, meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa, dan menegaskan pentingnya pendidikan kewarganegaraan yang mendorong partisipasi kritis. Evaluasi merekomendasikan perluasan peserta, instrumen pre-post, dan forum dialog berkelanjutan.
Copyrights © 2026