Digitalisasi layanan keuangan syariah mendorong Baitul Maal wat Tamwil (BMT) menerapkan mobile banking agar nasabah dapat mengakses layanan keuangan secara elektronik tanpa harus hadir ke kantor. Penelitian kuantitatif deskriptif-eksplanatori ini menguji pengaruh implementasi mobile banking terhadap literasi dan inklusi keuangan nasabah BMT NU Cabang Guluk-Guluk, menggunakan kuesioner Likert pada 130 responden (dari populasi 192 nasabah, teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin) yang dianalisis dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana (SPSS). Hasil menunjukkan implementasi mobile banking berada pada kategori tinggi (mean = 4,12) dan berpengaruh positif signifikan terhadap literasi keuangan (β = 0,412; R² = 0,338) maupun inklusi keuangan (β = 0,378; R² = 0,297). Seluruh 30 item kuesioner valid (r hitung 0,412–0,738 > r tabel 0,176) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,798–0,842), dengan residual model berdistribusi normal dan bebas heteroskedastisitas. Pengaruh terhadap literasi keuangan terbukti lebih besar dibandingkan terhadap inklusi keuangan, mengindikasikan fungsi edukatif mobile banking lebih dominan dibandingkan fungsi perluasan aksesnya, sekaligus membuktikan secara statistik kontribusi nyata digitalisasi layanan terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasabah BMT berbasis syariah.
Copyrights © 2026