Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahasa sarkasme pada media sosial TikTok dengan menggunakan pendekatan pragmatis. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa komentar netizen yang mengandung unsur sarkasme. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan cara mengumpulkan tangkapan layar komentar, kemudian dianalisis berdasarkan tingkat kesarkasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa sarkasme dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu sarkasme tingkat agak kasar, kasar, dan sangat kasar. Sarkasme tingkat agak kasar umumnya disampaikan secara implisit melalui sindiran halus, sedangkan sarkasme tingkat kasar mulai memperlihatkan bentuk ejekan yang lebih tegas meskipun masih bersifat tidak langsung. Sementara itu, sarkasme tingkat sangat kasar dituturkan secara eksplisit dan cenderung mengandung penghinaan secara langsung terhadap individu. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa di media sosial dipengaruhi oleh kebebasan berekspresi, anonimitas, serta rendahnya kontrol sosial dalam komunikasi digital.
Copyrights © 2026