Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe kepribadian Openness to Experience dan Conscientiousness terhadap Impulsive Buying Blind Box pada dewasa awal. Fenomena pembelian Blind Box yang terus berkembang di Indonesia, terutama pada produk Pop Mart, menunjukkan pola pembelian impulsif yang diduga dipengaruhi oleh karakteristik kepribadian individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian berjumlah 385 responden dewasa awal berusia 18-25 tahun yang telah melakukan pembelian Blind Box minimal dua kali, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner daring menggunakan skala Big Five Inventory untuk mengukur Openness to Experience dan Conscientiousness, serta skala Impulsive Buying Tendency yang diadaptasi dari Verplanken dan Herabadi (2001). Hasil analisis menunjukkan bahwa Openness to Experience dan Conscientiousness secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying (F = 40,212; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 17,4% (R² = 0,174). Secara parsial, Openness to Experience berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,328; p < 0,001), sedangkan Conscientiousness berpengaruh negatif dan signifikan (β = -0,305; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa individu dengan keterbukaan tinggi terhadap pengalaman baru cenderung lebih impulsif dalam membeli Blind Box, sementara individu dengan tingkat kehati-hatian dan pengendalian diri yang tinggi cenderung lebih mampu menahan dorongan tersebut.
Copyrights © 2026