Pembelajaran matematika di era sekarang ini menuntut sumber daya manusia yang mampu memenuhi tuntutan kebutuhan zaman memperhatikan karakteristik Mahasiswa, sehingga penting bagi Dosen untuk mengetahui learning trajectory. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsepsi learning trajectory dan hypothetical learning trajectories, serta menyajikan desain hypothetical learning trajectories dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu kajian pustaka. Berdasarkan teori-teori yang dikaji, disimpulkan bahwa hypothetical learning trajectory merupakan desain pembelajaran berupa dugaan terhadap aktivitas pembelajaran Mahasiswa berdasarkan diagnosis yang dilakukan agar pembelajaran dapat mencapai tujuan pembelajaran. HLT memiliki tiga komponen utama yaitu tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, dan hipotesis proses pembelajaran. HLT digunakan Dosen sebagai pedoman untuk menganalisis dan menyiapkan rencana kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kemampuan awal mahasiswa dan dapat memperbaiki hasil belajar mahasiswa. Temuan penelitian-penelitian sebelumnya menunjukan bahwa untuk mendesain HLT dalam pembelajaran matematika, pendidik perlu mempertimbangkan learning obstacle mahasiswa, urutan materi, serta daya dukung pembelajaran, sehingga aktivitas belajar yang akan dirancangkan dibangun berdasarkan hasil diagnosis awal mahasiswa. agar peneliti selanjutnya dapat menjadikan acuan HLT yang sudah ada untuk diterapkan dan mengembangkan HLT pada materi yang belum diujicobakan dengan mengkaji lebih dalam mengenai HLT serta apa saja yang memengaruhinya, sehingga dapat melakukan penelitian dengan tinjauan yang berbeda-beda.
Copyrights © 2025