Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar fundamental dalam struktur ekonomi nasional yang memiliki resiliensi tinggi terhadap fluktuasi pasar, namun seringkali terkendala oleh keterbatasan akses teknologi dan manajemen operasional. Hal ini juga dialami oleh UMKM Kedai Ayam Penyet Bajuri 10 yang masih menghadapi kendala dalam optimalisasi pemasaran digital serta belum memiliki standar operasional pelayanan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan efektivitas operasional melalui pendampingan digital marketing dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Program pendampingan meliputi optimalisasi penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, pembuatan konten pemasaran digital, serta perancangan dan implementasi SOP pelayanan guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing mampu meningkatkan jangkauan promosi dan minat konsumen terbukti dengan adanya peningkatan jumlah pelanggan yang datang k, sementara penerapan SOP pelayanan memberikan dampak positif terhadap konsistensi layanan dan efisiensi operasional dalam hal pengaturan layanan penjualan online. Secara keseluruhan, pendampingan ini berkontribusi terhadap peningkatan penjualan serta profesionalitas pengelolaan usaha.
Copyrights © 2026