Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Salah satu upaya untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah adalah melakukan aktivitas fisik secara rutin, seperti jogging. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan rutinitas jogging dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pelari rekreasional di Kiara Artha Park Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 26 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan hasil kadar glukosa darah sewaktu diperiksa menggunakan alat POCT. Analisis data menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang melakukan jogging ≥ 3 kali/minggu memiliki kadar glukosa darah sewaktu dalam kategori normal dengan rerata 122,64, sedangkan responden yang jogging < 3 kali/minggu lebih banyak memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi dengan rerata 156,75. Hasil uji Fischer’s exact Test menunjukkan nilai p = 0,0375 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara rutinitas jogging dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pelari rekreasional di Kiara Artha Park Bandung
Copyrights © 2026