Studi ini menganalisis strategi komunikasi korporat melalui media digital di antara empat merek ritel modern terbesar di Indonesia: Alfamart, Indomaret, FamilyMart, dan Lawson. Penelitian ini dimotivasi oleh persaingan ketat di industri ritel modern dan penetrasi internet yang tinggi di Indonesia, yang mendorong penggunaan platform digital sebagai saluran komunikasi korporat. Studi ini menggunakan metode pemantauan media sosial selama 14 hari berturut-turut (27 November–10 Desember 2025) di Instagram, TikTok, Twitter, dan YouTube, mengukur frekuensi posting, kategori konten, dan respons publik (tayangan, suka, komentar, dan berbagi). Hasil menunjukkan bahwa Alfamart dan Indomaret menerapkan strategi omnichannel intensif, sedangkan FamilyMart dan Lawson menerapkan strategi selektif. Konten Corporate Social Responsibility (CSR) memperoleh keterlibatan tertinggi, dengan konten CSR Alfamart tentang bencana Sumatra mencapai tingkat keterlibatan 6,38% di TikTok. Strategi komunikasi agresif Alfamart berkorelasi dengan peningkatan pangsa pasar menjadi 35,3%. Studi ini menyimpulkan bahwa komunikasi CSR yang autentik dan strategi spesifik platform merupakan faktor penting dalam membangun ekuitas merek di industri ritel modern.
Copyrights © 2026