Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk periode 2019–2024 berdasarkan rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test untuk data yang berdistribusi normal dan Mann–Whitney U Test untuk data yang tidak berdistribusi normal dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio likuiditas yang diukur menggunakan Current Ratio (CR) dan Quick Ratio (QR) antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk selama periode penelitian. Sebaliknya, terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio aktivitas yang diukur menggunakan Total Asset Turnover (TATO) dan Receivable Turnover (RT) serta rasio profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua perusahaan memiliki kemampuan yang relatif sama dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, namun berbeda dalam efektivitas pemanfaatan aset dan kemampuan menghasilkan laba. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen perusahaan, investor, dan pihak terkait dalam menilai kinerja keuangan perusahaan sektor konstruksi BUMN.
Copyrights © 2026