Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Visual Content Marketing dan Customer Review di media sosial (Instagram, TikTok, dan Twitter) terhadap Brand Image Kopi Tuku, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilatarbelakangi oleh persaingan merek kopi lokal serta hasil social media listening yang menunjukkan bahwa sentimen terhadap Kopi Tuku belum sepenuhnya positif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin kepada 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Rao Purba. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visual Content Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Image (t = 12,557; Sig. < 0,001), demikian pula Customer Review (t = 14,543; Sig. < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Brand Image (F = 128,323; Sig. < 0,001), dengan persamaan regresi Y = 7,043 + 0,321X₁ + 0,519X₂ dan R² sebesar 0,734. Artinya, 73,4% variasi Brand Image dapat dijelaskan oleh kedua variabel, sedangkan 26,6% dijelaskan faktor lain. Customer Review memberikan kontribusi relatif lebih dominan dibandingkan Visual Content Marketing. Penelitian ini menyarankan penguatan konten interaktif dan partisipasi ulasan pelanggan untuk memperkuat Brand Image Kopi Tuku secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa Brand Image terbentuk melalui perpaduan komunikasi perusahaan dan pengalaman konsumen yang disampaikan melalui media sosial secara konsisten.
Copyrights © 2026