Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh perencanaan pajak, arus kas operasi dan tingkat utang terhadap persistensi laba. Studi ini difokuskan pada perusahaan-perusahaan yang tergolong dalam sektor financials dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metode penelitian. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan teknik purposive sampling, sehingga berhasil diperoleh 62 data sampel yang memenuhi kriteria sampel. Data studi ini berupa data sekunder yang berasal dari dokumen pelaporan keuangan. Tahapan pengujian yang diimplementasikan dalam studi ini meliputi uji statistik deskriptif, pemilihan model estimasi regresi data panel, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Sebagai Upaya menguraikan permasalahan penelitian, keseluruhan data diolah dan dianalisis secara empiris dengan memanfaatkan perangkat lunak Eviews 12. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji secara parsial arus kas operasi berpengaruh terhadap persistensi laba, sedangkan perencanaan pajak dan tingkat utang tidak berpengaruh terhadap persistensi laba. Sementara itu, berdasarkan uji simultan ditemukan bahwa perencanaan pajak, arus kas operasi, dan tingkat utang memiliki perngaruh terhadap persistensi laba. Pada akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat menambahkan wawasan dan pengetahuan secara mendalam bagi penulis, khususnya di bidang perpajakan dan akuntansi, sehingga dapat menjadi ilmu yang bermanfaat pada periode mendatang.
Copyrights © 2026