Pesatnya pertumbuhan layanan transportasi berbasis aplikasi serta meningkatnya intensitas pemakaian aplikasi digital dalam keseharian menjadi latar belakang penelitian ini, mengingat kedua hal tersebut turut membentuk cara konsumen mengambil keputusan pembelian. Berangkat dari kondisi tersebut, kajian ini disusun untuk mengukur sejauh mana citra merek, country of origin, dan kualitas pelayanan berperan dalam keputusan pembelian jasa Gojek pada kalangan Generasi Z di Kota Surakarta. Sebanyak 170 orang dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling, dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Data yang terkumpul diolah melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²), sehingga diperoleh persamaan Y = 0,878 + 0,174 X1 + 0,294 X2 + 0,431 X3 + e. Berdasarkan hasil olahan tersebut, ketiga variabel, citra merek, country of origin, dan kualitas pelayanan, masing-masing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan pengaruh ini juga tetap signifikan ketika ketiganya diuji bersamaan, dengan nilai F hitung 271,429 pada signifikansi (p-value) 0,000 < 0,05. Sementara itu, angka adjusted R² mengungkap bahwa 82,8% keragaman keputusan pembelian bersumber dari ketiga variabel tersebut, sedangkan 17,2% lainnya berasal dari faktor di luar model, seperti harga. Kajian ini turut menegaskan relevansi Theory of Planned Behavior dalam membaca perilaku konsumen digital dan menyajikan masukan praktis bagi Gojek dalam menjaga loyalitas pembelian ulang Generasi Z.
Copyrights © 2026