Perkembangan teknologi saat ini terjadi begitu cepat dan luas, menyentuh hampir ke semua aspek kehidupan manusia, termasuk pada teknologi tenaga surya dan internet of things (IOT). Perkembangan teknologi tenaga surya dan IOT menjadi primadona baru di bidang energi listrik, karena menawarkan energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan dan efisien, terutama untuk daerah yang susah mendapatkan aliran listrik seperti daerah pertanian dan perikanan. Hal tersebut menjadi peluang bagi pemanfaatan tenaga surya dan IOT, karena sebagai negara yang mengandalkan perekonomiannya pada sektor pertanian dan perikanan, pemanfaatan tersebut mendorong upaya elektrifikasi di sektor tersebut. Indonesia sebagai negara yang mengandalkan sektor pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian, sudah seharusnya memanfaatkan perkembangan teknologi tenaga surya dan IOT untuk mengakselerasi produksi pangan nasional. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tenaga surya dan IOT pada sektor pertanian adalah dengan membangun alat pengusir hama yang bertenaga surya dan menggunakan IOT untuk sistem monitoring kualitas dayanya. Alat tersebut dapat dipasang pada area persawahan maupun tambak ikan/udang dengan paparan matahari maksimal. Pemanfaatan tenaga surya pada alat pengendali hama di sektor pertanian dan perikanan sangat tepat, dikarenakan kondisi di lapangan yang tingginya intensitas cahaya matahari sehingga potensi energi listrik yang dihasilkan sangat besar. Namun, pemanfaatan tenaga surya sebagai sumber energi bagi alat pengendali hama memunculkan tantangan dalam monitoring dan perawatan untuk menjaga tingkat efisiensi energi yang dihasilkan sistem tenaga surya.
Copyrights © 2026