Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dan menghasilkan 10 perusahaan atau 50 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien sebesar 0,537548 dan probabilitas 0,1617. CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien sebesar -0,135968 dan probabilitas 0,0008. Secara simultan, green accounting dan CSR berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, ditunjukkan oleh probabilitas F sebesar 0,000196. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,274979 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 27,50% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik lingkungan dan sosial belum tentu memberikan manfaat finansial secara langsung, karena pengaruhnya dapat berbeda berdasarkan karakteristik perusahaan, strategi pengelolaan, serta kondisi periode pengamatan. Hasil ini menegaskan pentingnya perusahaan mempertimbangkan efektivitas biaya dan manfaat program lingkungan serta sosial dalam mendukung pencapaian kinerja keuangan yang berkelanjutan dalam jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan.
Copyrights © 2026