Transfer pricing merupakan salah satu kebijakan perusahaan yang dapat digunakan dalam transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa dan berpotensi berkaitan dengan upaya efisiensi beban pajak. Dalam praktiknya, keputusan transfer pricing dapat dipengaruhi oleh kepemilikan pengendali melalui tunneling incentive serta kepentingan manajemen dalam memperoleh kompensasi melalui mekanisme bonus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tunneling incentive dan mekanisme bonus terhadap transfer pricing dengan tax minimization sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik Purposive Sampling dan diperoleh 20 perusahaan dengan total 100 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tunneling incentive dan mekanisme bonus berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Secara parsial, tunneling incentive berpengaruh positif dan signifikan terhadap transfer pricing, sedangkan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa tax minimization tidak mampu memoderasi pengaruh tunneling incentive maupun mekanisme bonus terhadap transfer pricing. Dengan demikian, keputusan transfer pricing lebih menunjukkan peran kepemilikan pengendali, sedangkan tax minimization belum mampu memperkuat hubungan antara variabel independen dengan transfer pricing.
Copyrights © 2026