Bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan persoalan yang dapat memengaruhi kenyamanan belajar, perkembangan psikologis, serta hubungan sosial siswa sehingga diperlukan upaya pencegahan sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi interaktif mengenai pengertian, jenis, dampak, dan cara merespons bullying sekaligus memperkuat empati, toleransi, dan kepedulian sosial siswa. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 di SD Negeri Kedaung Wetan 07 Kota Tangerang dengan melibatkan 37 siswa kelas IV–VI. Pendekatan yang digunakan berupa mentoring visual-dialogis yang dikombinasikan dengan mid-session dialogic interaction, tanya jawab, kuis interaktif, simulasi sederhana, ice breaking, dan aktivitas edukatif bertema anti-bullying. Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali beberapa bentuk bullying, memberikan contoh perilaku perundungan, menjelaskan cara meresponsnya, serta memahami pentingnya melaporkan kejadian kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya. Siswa juga menunjukkan respons afektif positif berupa keterlibatan dalam dialog, keberanian menyampaikan pendapat, sikap saling menghargai, dan partisipasi dalam aktivitas kelompok. Temuan tersebut menunjukkan ketercapaian pemahaman dan indikasi awal perilaku prososial yang berkaitan dengan empati. Edukasi interaktif dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan preventif untuk memperkuat pemahaman anti-bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif.
Copyrights © 2026