Studi ini dirancang guna menguji dampak profitabilitas, penetapan harga transfer (transfer pricing), serta thin capitalization atas praktik tax avoidance, Corporate Social Responsibility (CSR) berperan sbagai variable pemoderasi atas entitas industri makanan & minuman terdaftar di BEI sepanjang tahun 2020 hingga 2024. Pendekatan kuantitatif berbasis data panel sebanyak 155 data pengamatan dimanfaatkan dalam kajian ini dan diolah melalui Panel Least Squares menggunakan software EViews 12. Bukti empiris mengidentifikasikan bahwa profitabilitas beserta thin capitalization memberikan kontribusi negatif yang bermakna terhadap penghindaran pajak, sementara perlakuan transfer pricing tidak menunjukkan dampak berarti. Di sisi lain, CSR secara mandiri terbukti berdampak signifikan pada tingkat tax avoidance. Secara bersamaan (simultan), gabungan seluruh variable independent beserta efek interaksinya dengan CSR memengaruhi kecenderungan penghindaran pajak secara signifikan. Hal tersebut menandakan pentingnya tingkat perolehan laba, tata kelola struktur utang, dan aktivitas komitmen sosial dalam mengarahkan tindakan perpajakan entitas bisnis. Penjelasan secara individual mengindikasikan bahwa kenaikan kemampuan menghasilkan laba dapat menekan perilaku minimasi beban pajak. Hal serupa juga terlihat pada thin capitalization yang memperlihatkan pengaruh negatif signifikan, sedangkan transfer pricing tidak terbukti menentukan tinggi rendahnya tindakan tax avoidance pada objek yang diamati. Pengungkapan CSR di samping memiliki dampak langsung, turut terbukti memperkokoh daya penjelas model penelitian sewaktu berinteraksi dengan variabel-variabel utama. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi bahwa optimasi perolehan keuntungan, penataan rasio modal yang aman, serta pemenuhan tanggung jawab sosial yang konsisten mampu mendorong kesadaran taat pajak, menyempurnakan corporate governance, dan mewujudkan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026