Peran Baitul Maal wa Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah semakin strategis dalam mendorong pemberdayaan sumber daya manusia di tengah tantangan ekonomi modern yang ditandai dengan ketimpangan akses, keterbatasan kapasitas, dan rendahnya kualitas SDM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis BMT dalam pemberdayaan sumber daya manusia dengan menggunakan perspektif maqashid syariah sebagai kerangka analisis utama. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan menelaah literatur terkait BMT, pemberdayaan SDM, dan konsep maqashid syariah, kemudian dianalisis secara konseptual dalam konteks praktik kelembagaan BMT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pembiayaan produktif, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan penguatan nilai spiritual serta etika kerja yang selaras dengan tujuan maqashid syariah dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Namun, efektivitas peran tersebut masih menghadapi tantangan pada aspek kapasitas kelembagaan dan kualitas SDM internal. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan pemberdayaan SDM berbasis maqashid syariah yang memposisikan BMT sebagai sarana pengembangan manusia secara menyeluruh, melampaui orientasi ekonomi semata.
Copyrights © 2026