Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara efikasi diri dan kemandirian belajar pada anak tunagrahita ringan berusia 9–18 tahun di SLB-C YPAC Palembang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis linear sederhana terhadap 25 anak tunagrahita ringan. Data dikumpulkan menggunakan Skala Efikasi Diri dan Skala Kemandirian Belajar yang keduanya telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skala Efikasi Diri memiliki korelasi sebesar 0,889 > 0,05, sedangkan Skala Kemandirian Belajar sebesar 0,550 > 0,05. Analisis korelasi mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan kemandirian belajar. Efikasi diri berkontribusi sekitar 32% terhadap varians kemandirian belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa efikasi diri berperan sebagai faktor psikologis yang memengaruhi kemandirian belajar anak tunagrahita ringan, meskipun dampaknya tergolong relatif kecil.
Copyrights © 2026