Industri kelapa sawit menghasilkan limbah cair (Palm Oil Mill Effluent / POME) dengan beban organik tinggi, di mana Biochemical Oxygen Demand (BOD) dapat mencapai 25.000 mg/L sehingga memerlukan pengolahan ketat agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi penyisihan BOD pada Kolam Anaerobik dan Kolam Fakultatif untuk pemenuhan baku mutu Land Application. Metode yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui evaluasi teknis operasional sistem kolam stabilisasi di IPAL PT. X. Data diperoleh melalui grab sampling pada inlet dan outlet setiap kolam, kemudian dianalisis menggunakan efisiensi penyisihan dan Hydraulic Retention Time (HRT). Hasil menunjukkan Kolam Fakultatif menyisihkan BOD sebesar 50%, sedangkan Kolam Anaerobik 1 mencapai efisiensi tertinggi sebesar 81%. Kondisi HRT yang memadai, yaitu 19,42 hari dan 20,6 hari, mendukung tingginya efisiensi sehingga konsentrasi akhir BOD turun menjadi 125,0 mg/L dan memenuhi baku mutu lingkungan.
Copyrights © 2026