Mutu benih induk akan berpengaruh terhadap mutu benih hibrida yang dihasilkan.Salah satu upaya peningkatan mutu benih induk adalah dengan perendaman Fe dan Zn. Tujuan percobaan ini untuk meningkatkan indeks vigor, kecepatan tumbuh, daya berkecambah, biomassa, dan daya tumbuh benih. Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Benih induk jantan dan betina direndam dengan larutan FeEDTA (1.000 ppm, 1.500 ppm, dan 2.000 ppm), ZnEDTA (1.000 ppm, 1.500 ppm, dan 2.000 ppm), dan kombinasi keduanya serta kontrol (direndam akuades) selama 24 jam. Analisis korelasi digunakan untuk melihat hubungan antar peubah-peubah tersebut. Hasilnya, perendaman FeEDTA, ZnEDTA ataupun kombinasi keduanya pada benih induk tidak meningkatkan mutu benih dibandingkan kontrol. Mutu benih sebagian besar perlakuan tidak berbeda nyata dibandingkan kontrol dan bahkan sebagian lebih rendah. Pada galur betina, hanya satu perlakuan dimana daya tumbuh lebih rendah dari kontrol yaitu perendaman dengan larutan kombinasi FeEDTA 1.000 ppm + ZnEDTA 2.000 ppm sebesar 51,85% sedangkan kontrol 76,05%. Daya tumbuh induk jantan serupa dengan induk betina, sebagian besar perlakuan perendaman tidak meningkatkan daya tumbuh dimana tertinggi didapatkan dengan perlakuan perendaman ZnEDTA 1.000 ppm (P4) yaitu 63,03%, namun tidak berbeda nyata dengan kontrol (60,98%). Hubungan antar peubah juga tidak berkorelasi nyata antara daya tumbuh dan vigor benih di pengujian laboratorium. Vigor benih (indeks vigor dan kecepatan tumbuh) berkorelasi sangat nyata dengan daya berkecambah (berkisar 0,85-0,96%). Percobaan ini belum berhasil meningkatkan mutu benih dengan perendaman Fe dan Zn. Konsentrasi mikronutrien yang diduga terlalu tinggi menjadi hal yang perlu dievaluasi dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026