Klorida merupakan salah satu komponen kimia yang memengaruhi mutu daun tembakau, terutama sifat pembakaran dan keseragaman kualitas hasil panen pada budidaya lahan kering. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi klorida pada daun tembakau madura varietas Prancak 95 berdasarkan umur tanaman dan posisi kanopi. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor, yaitu umur tanaman 25, 40, 55, 70, dan 85 hari setelah tanam serta posisi daun pada kanopi bawah, tengah, dan atas, masing-masing dengan tiga ulangan. Sampel daun dikeringkan, diabukan kering dengan penambahan CaO, kemudian kandungan klorida ditetapkan menggunakan titrasi argentometri dan dinyatakan dalam mg g-1 bahan kering. Laju perubahan konsentrasi klorida antarwaktu juga dihitung untuk menggambarkan dinamika akumulasi selama pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kandungan klorida cenderung menurun seiring bertambahnya umur tanaman, dari 0,96 menjadi 0,72 mg g-1 bahan kering. Namun demikian, pola distribusi vertikal dalam tajuk tampak lebih konsisten, dengan daun bawah selalu memiliki kandungan klorida tertinggi, diikuti daun tengah dan daun atas. Laju perubahan yang umumnya bernilai negatif menunjukkan adanya pengenceran konsentrasi selama pertumbuhan. Hasil ini menegaskan bahwa posisi kanopi merupakan faktor utama yang menentukan heterogenitas klorida daun, sehingga panen dan sortasi berdasarkan posisi daun berpotensi mendukung keseragaman mutu tembakau.
Copyrights © 2026