Kebutuhan protein hewani masyarakat terus meningkat, namun Pemeliharaan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) skala rumah tangga di Desa Randuagung masih dilakukan secara tradisional dan belum menerapkan prinsip kesejahteraan hewan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan model pelatihan berbasis konsep Kandang Bahagia menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model ADDIE yang melibatkan 25 peternak melalui total sampling. Analisis kebutuhan menunjukkan kesenjangan tertinggi pada pengetahuan penetasan (52%) dan capaian tertinggi pada pakan dan minum (93,5%). Model pelatihan terdiri atas lima sintaks: orientasi, penguatan konsep, demonstrasi, praktik terbimbing, dan evaluasi. Validasi ahli menghasilkan kelayakan model 85%, modul 84% (sangat layak), dan kepraktisan modul 87% (sangat praktis). Implementasi pelatihan meningkatkan pengetahuan dari 63% menjadi 90,7%, keterampilan dari 67,8% menjadi 89,6%, dan sikap dari 72,2% menjadi 90,3% (p<0,001). Model pelatihan terbukti layak, praktis, dan efektif sebagai alternatif pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Copyrights © 2026