Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas perajin dalam mengembangkan motif batik berbasis kearifan lokal Nias melalui aplikasi Ambatig. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan tatap muka, penerapan mandiri, pendampingan teknis, dan evaluasi. Sebanyak 10 penggiat seni binaan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Gunungsitoli dilatih mengembangkan motif dari ikonografi lokal menggunakan pola simetri frieze dan kelompok kristalografi bidang, mulai dari penyusunan bentuk dasar hingga penyimpanan hasil dalam portofolio digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi ketuntasan langkah, angket Likert, pencatatan kendala, dan kurasi portofolio. Hasil menunjukkan seluruh peserta mampu menggunakan Ambatig dan menghasilkan motif digital berbasis budaya Nias. Skor kepuasan berada pada rentang 4,30 – 4,90 dari skala 5. Penerapan aplikasi juga mendorong terbentuknya bank motif digital, mempercepat proses desain, meningkatkan latihan mandiri, dan mengurangi kebutuhan bantuan teknis. Fitur pratinjau waktu nyata dan penataan berkas secara sistematis turut memudahkan peserta memperbaiki rancangan, mendokumentasikan karya, serta menyiapkan materi komunikasi produk. Dengan demikian, Ambatig efektif mendukung diversifikasi motif, efisiensi desain, peningkatan kapasitas perajin, serta pelestarian ikonografi lokal Nias. Keberlanjutan program diarahkan pada pengembangan pelatih internal, repositori motif bersama, dan penyempurnaan aplikasi berdasarkan umpan balik pengguna.
Copyrights © 2026