Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024

EFEKTIVITAS SIMULASI KEGAWATDARURATAN GEMPA BUMI TERHADAP KOMPETENSI PERAWAT DALAM TRIASE DAN PENANGANAN KORBAN MASSAL DI RUMAH SAKIT KOTA PADANG

Dian Rahmi (Unknown)
Rikayoni Rikayoni (Unknown)
Mariza Elsi (Unknown)
Abdwiki Bakti (Unknown)
Hadisty Humaira (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2024

Abstract

Latar Belakang: Gempa bumi dapat menimbulkan korban massal yang membutuhkan respons kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Perawat memiliki peran penting dalam melakukan triase, pengkajian awal, stabilisasi, dan penanganan korban pada situasi mass casualty incident. Namun, kompetensi tersebut perlu dilatih secara berkelanjutan melalui metode pembelajaran yang memberikan pengalaman mendekati kondisi bencana sebenarnya. Simulasi kegawatdaruratan merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, keterampilan klinis, komunikasi, dan koordinasi perawat dalam menghadapi kondisi korban massal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas simulasi kegawatdaruratan gempa bumi terhadap kompetensi perawat dalam melakukan triase dan penanganan korban massal di rumah sakit Kota Padang.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah perawat yang terlibat dalam pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit Kota Padang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kelompok intervensi diberikan simulasi kegawatdaruratan gempa bumi yang meliputi pengenalan kondisi bencana, scene safety, triase korban massal, initial assessment, stabilisasi, penanganan kegawatdaruratan, komunikasi, koordinasi tim, dan evakuasi. Kelompok kontrol memperoleh pembelajaran atau prosedur sesuai pelayanan yang berlaku. Kompetensi perawat diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen penilaian kompetensi triase dan penanganan korban massal. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai dengan distribusi data dan karakteristik variabel penelitian.Hasil: Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi perawat setelah diberikan simulasi kegawatdaruratan gempa bumi, khususnya dalam kemampuan melakukan triase dan penanganan korban massal. Perbedaan skor kompetensi sebelum dan sesudah intervensi serta perbandingan antara kelompok intervensi dan kontrol akan digunakan untuk menentukan efektivitas simulasi sebagai metode peningkatan kompetensi perawat dalam kesiapsiagaan bencana.Kesimpulan: Simulasi kegawatdaruratan gempa bumi berpotensi menjadi metode pembelajaran dan pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam melakukan triase dan penanganan korban massal. Implementasi simulasi secara berkala dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana gempa bumi dan kejadian dengan korban massal.Kata kunci: simulasi kegawatdaruratan; gempa bumi; kompetensi perawat; triase; korban massal; kesiapsiagaan bencana.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

meditory

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan ...